PERATURAN SEKOLAH, Apakah itu Penting???

Sekolah merupakan tempat dan sarana bagi manusia untuk menuntut ilmu yg disebut sebagai murid. Sehingga sekolah adalah sarana pelayanan untuk mendidik murid menjagi seseorang yang berguna baik,bukan negatif. Sekolah dipercaya sebagai tempat belajar di luar keluarga kandung di rumah. Murid juga dilatih agar mau dan mampu bersosialisasi dengan masyarakat lain.

Agar mampu mendidik murid ke arah nyang baik,salah satu upaya sekolah adalah membuat peraturan sekolah. Peraturan – peraturan ini harus dipatuhi agar murid tahu akan batas – batas perilaku sehingga tak terjadi penyimpangan sosial.
DISIPLIN DAN TATA TERTIB SEKOLAH merupakan pedoman bagi sekolah untuk menciptakan susana sekolah yang aman dan tertib sehingga akan terhindar dari kejadian-kejadian yang bersifat negatif.

Hukuman yang diberikan ternyata tidaklah ampuh untuk menangkal beberapa bentuk pelanggaran, malahan akan bertambah keruh permasalahan.
Beberapa kejadian yang bersifat negatif harus segera ditanggulangi dan ditangkal. Pihak sekolah tidak boleh berputus asa bila menghadapi peserta didik banyak melanggar disiplin dan tata tertib sekolah. Dr. D.J. Schwart memberikan empat pedoman untuk menanggulangi/menangkal pelanggaran disiplin dan tata tertib sekolah, antara lain sebagai berikut:
• Pelajari kemunduran untuk menempuh jalan ke arah kebersihan.
• Jangan sekali-kali menyalahkan nasib buruk.
• Gabungkan ketekunan dan eksperimen-eksperimen baru.
• Ingat, bahwa dalam setiap situasi selalu ada segi baik dan positif. Temukan segi positif itu dan buang keputusasaan.
Keempat pedoman di atas dapat kita pakai untuk menindaklanjuti jika terjadi pelanggaran terhadap disiplin dan tata tertib sekolah. Nursisto (2002) menjabarkan jenis-jenis pelanggaran yang sering dilakukan oleh peserta didik, misalnya aksi corat-coret, membawa alat main atau bacaan/gambar porno, merokok atau terlibat narkoba, dan perkelahian antarsekolah atau tawuran. Terhadap beberapa pelanggaran disiplin sekolah dan tata tertib sekolah tersebut perlu dicari jalan keluarnya.

Kenapa siswa dilarang memiliki rambut panjang? kenapa kenapa baju gak boleh dikeluarin?
apakah rambut itu mempengaruhi kepribadian? apakah baju itu mempengaruhi IQ seseorang?
seorang teman saya bertanya pada saya,”kenapa sih aku gak boleh ikut pelajaran penjas?apakah karena badanku gendut sehingga tak punya ukuran baju?”.
ternyata sang pengajar melarangnya ikut olah raga karena dia tidak memakai baju olahraga. apakah baju itu lebih berharga daripada niat tulus untuk belajar?? saya bingung sebenarnya apasih peraturan itu? sederet kalimat yang ada kata “diwajibkan” dan “sanksi”, yang dibuat agar siswa teratur,disiplin,patuh,sopan. tapi itu hanya sisi positifnya saja…
tentu peraturan dibuat bukan untuk dilanggar. tetapi,sebagian siswa merasa harus merubah aturan yang dianggap kurang bermutu itu. tak semua siswa berambut panjang itu bodoh atau nakal,karena rambut tak mempengaruhi akal pikiran.meskipun ia botak kalau memang nakal ya tetap nakal,meskipun rambutnya panjang tapi kalau asalnya pintar ya pintar.tahukah… mereka yang kurang PeDe akan rambutnya akan malas turun kesekolah karena malu dengan rambutnya yang tak cocok apabila dicukur pendek = mereka akan belajar bolos.bolos itu tak hanya disebabkan oleh faktor malas tetapi juga malu.itu semua akibat ATURAN.
begitupun dengan seragam yang hanya menjadi logo/formalitas belaka. siswa yang ingin sekolah diharuskan memakai seragam lengkap dengan atributnya.

Mengapa orang barat dan jepang yang tak memakai seragam dan gondrong2 rambutnya bisa menguasai dunia dengan kepintarannya. banyak orang yang rapi,disiplin,pandai menjadi musuh masyarakat/koruptor.itu semua hanya topeng belaka, jangan mendidik siswa dengan topeng.
andai saja peraturannya seperti ini,”SISWA YANG INGIN SEKOLAH DIWAJIBKAN MEMILIKI NIAT INGIN BELAJAR YANG IKHLAS”. Seakan-akan niat tulus itu tak berarti apa-apa dibandingkan bp3 dan seragam sekolah. Itu sebabnya banyak siswa nakal menjadi pembangkang,karena mereka sekolah tidak didasari niat itu tadi.

http://smp.santamaria-crb.sch.id/peraturan-sekolah.html

http://rifalpradana.wordpress.com/2008/02/21/peraturan-sekolah-terhadap-siswa/

http://edukasi.kompasiana.com/2010/01/30/karena-sekolah-adalah-tempat-untuk-mendidik/

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: