AMD Phenom II X4 BE

Berusaha menjelaskan dengan baik untuk memilih prosesor AMD atau Intel tidak sesederhana membandingkan kecepatan dan harga. Kedua platform perlu perhatian serius agar memperoleh perbandingan yang efektif, untuk memastikan membeli komponen yang tepat dan sesuai dengan anggaran.

AMD mengklaim sebagai pemenang untuk soal ini, sebab prosesor AMD Phenom II X4 pada dasarnya menggunakan desain soket yang sama dengan Phenom sebelumnya, sehingga tidak memerlukan motherboard dan memory yang semuanya baru agar berfungsi dengan baik.

Ini merupakan kabar baik bagi pemilik PC berbasis AMD khususnya yang telah menggunakan desain CPU soket AM2, meski demikian pengguna yang berencana merakit sebuah PC baru perlu mempertimbangkan apa yang ditawarkan oleh Phenom II X4, karena merupakan prosesor terbaik AMD untuk saat ini. Phenom II X4 tidak dirancang sebagai pesaing terhadap prosesor Intel Core i7, tetapi sebagai rival seri Core 2 Quad.

Phenom II X4 940 Black Edition merupakan prosesor quad-core 64-bit dengan clock speed 3GHz dan tiga level cache, jumlah terendah ada pada level satu dengan 128KB dan 512KB untuk level dua, sedangkan pada level 3 memiliki cache 6MB yang dapat dimanfaatkan bersama oleh semua core. AMD mempertahankan memory controller terintegrasi, yang mendukung terhadap memory DDR2 hingga 1066MHz.

Prosesor dibuat menggunakan fabrikasi teknologi AMD 45 nanometer, artinya transistor memiliki bentuk lebih kecil, kemampuan lebih tinggi, lebih dingin dan lebih hemat energi dari prosesor Phenom sebelumnya. Phenom X4 9950 memerlukan daya rata-rata 140W sedangkan Phenom II x4 940 hanya perlu 125W. Berarti hanya lima watt lebih rendah dibanding prosesor Intel Core 2 Extreme QX9650 dengan rata-rata 130W dengan tanpa memory controller terintegrasi.

940 diuji pada motherboard MSI 790GX, dilengkapi memory Kingston 2GB DDR2 1066MHz, chip grafis ATI terintegrasi dan 80GB drive SSD dari Intel dengan sistem operasi Windows Vista 32-bit. Sistem menghabiskan 152W listrik saat semua core bekerja secara maksimal, hasil ini cukup sesuai untuk sebuah sistem dengan kinerja tinggi.

WorldBench 6 memberi skor 122, menjadikannya salah satu prosesor AMD tercepat dan hampir menandingi Intel Core 2 Extreme QX9650 yang lebih mahal dengan skor WorldBench 6 rata-rata 130. Tes render Phenom II X4 940 dengan Blender 3D mencatatkan waktu 36 detik, ini artinya sistem berbasis CPU ini mampu melakukan encoding video maupun decoding video berdefinisi tinggi dengan sangat baik.

Prosesor Phenom II memiliki cache level 3 lebih besar dengan frekuensi lebih cepat dibanding generasi Phenom sebelumnya. Kecepatan 940 adalah 3GHz, tetapi AMD yakin dapat di-overclock secara signifikan meski menggunakan cooler bawaan. Tes menggunakan cooler standar pada kecepatan 3.4GHz AMD 940 tetap berfungsi tanpa masalah, tetapi menjadi tidak stabil dikecepatan 3.5GHz.

Bagi yang telah memiliki motherboard soket AM2 harusnya dapat memasang AMD Phenom II X4 940, dan sebaiknya pastikan terlebih dahulu motherboard memang mendukung prosesor tersebut melalui situs resmi, biasanya beberapa jenis motherboard memerlukan update BIOS. Phenom II sebenarnya kurang berfungsi optimal jika digunakan pada motherboard socket AM2, karena memiliki link HyperTransport full-duplex yang hanya berfungsi jika menggunakan motherboard socket AM2+ dan ini merupakan nilai lebih bagi Phenom II 940 dibanding prosesor Core 2 Quad.

AMD Phenom II merupakan alternatif paling sesuai untuk seri Intel Core 2 Quad, yang memiliki kemampuan setara dengan harga relatif terjangkau sehingga patut dipertimbangkan bagi yang sedang berencana membangun sebuah sistem quad-core baru untuk penggunaan rumahan atau kantor, maupun ingin membuat sebuah PC media center. (fahrur)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: