Pansus Angket Century akan panggil mantan petinggi BI

JAKARTA –  Gara-gara terlalu bersemangat membuka transkrip rekaman rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang mempermasalahkan keberadaan mantan Komisaris Bank Century Robert Tantular dalam rapat tersebut, anggota Pansus dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Susatyo ditegur Ketua Umumnya Aburizal Bakrie. Teguran itu dibenarkan oleh Bambang Susatyo. ’’Iya, saya ditegur oleh Pak Ical karena membuka transkrip rekaman rapat KSSK,” kata Bambang Susatyo di Jakarta, kemarin. Namun, Bambang mengaku teguran itu tidak membuat semangatnya luntur untuk membongkar kasus skandal Century. Bahkan dirinya, mengaku tidak mau didikte oleh siapa pun termasuk oleh ketua umumnya. ’’Kalau didikte saya siap mundur. Tanpa diminta pun saya mundur kalau diarahkan atau Pansus dibelokkan,’’tandas dia.

Sementara itu, rapat konsultasi panitia khusus (Pansus) Angket Century dengan fraksi-fraksi DPR menyepakati untuk memanggil petinggi dan mantan petinggi Bank Indonesia (BI) seperti Boediono, Miranda S Goeltom, Burhanuddin Abdullah, Aulia Pohan, Siti Fajriyah, Muliaman Hadad, Budi Rohadi, Budi Mulia, dan Hartadi pada Senin (21/12) dan Selasa (22/12) minggu depan.

“Untuk petinggi BI yang menyetujui Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek(FPJP) kepada Bank Century. Boediono dan para Deputi Gubernur saat itu seperti Miranda Goeltom dll. Sedangkan Menteri Keuangan, itu pemanggilan berikutnya karena pemanggilan dilakukan secara tematik,”tandas Ketua Panitia Angket, Idrus Marham pada wartawan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Selasa (15/12).

Mereka diagendakan setelah reses DPR berakhir awal Januari 2010. Surat pemanggilan kepada pihak-pihak yang disebut akan dikirim hari ini. Selain memanggil petinggi BI pada tahun 2008, Pansus Angket Bank Century juga akan memanggil petinggi BI tahun 2004. Para petinggi BI tahun 2004 ini akan diminta keterangan terkait proses merger Bank Century.

Wakil Ketua Pansus Gayus Lumbuun menjelaskan, khusus terkait Boediono dkk akan diperiksa terkait dengan FPJP yang dimohonkan Bank Century kepada BI. “Ini terkait FPJP,” kata Gayus.

Merger
Seperti diketahui, hasil audit investigasi BPK menyatakan proses merger Bank Danpac, Bank Pikko, dan Bank CIC menjadi Bank Century dilakukan BI dengan tidak tegas dan tidak prudent dalam rangka menerapkan aturan dan persyaratan yang ditetapkannya sendiri.

Menurut Idrus Marham, pemanggilan saksi-saksi disesuaikan dengan tema pemeriksaan. Artinya, saksi bisa periksa lebih dari sekali untuk tema yang berbeda. “Ini semua mengalir,” kata Idrus.

Sementara itu soal para ahli yang akan dipanggil oleh pansus menurut anggota pansus dari FPAN Chandra Tirtawijaya, rapat tertutup agar perdebatan soal ahli yang diusulkan tidak terpublikasi.

Alasannya, anggota rapat bisa saja membeberkan alasan-alasan yang menyangkut keburukan personal untuk menolak ahli.

“Tiap fraksi memberi nama-nama yang diusulkan, terus dikroscek.

Kalau nanti ada pernyataan atau sanggahan dari fraksi lain yang agak buruk atau kepleset ngomong kan bisa bahaya. Ini untuk menjaga nama baik ahlinya,”kata Chandra. Beberapa ahli yang kemungkinan akan diajukan antara lain Kwik Kian Gie, Dradjad Wibowo, Ichsanuddin Noorsy, dan Yanuar Rizky.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: