Tahlil dan Tahmid antar Gus Dur ke liang Lahat

JOMBANG–Pemakaman KH Abdurahman Wahib (Gus Dur) di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur mengharu biru. Upacara pemakaman kenegaraan yang di pimpin oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu diiringi gema tahlil dan tahmid untuk mengantarkan kepergian tokoh kontroversial itu.

”Saya tidak kuasa menahan derai air mata. Hati saya tiba-tiba bergetar mendengar tahlil dan tahmid yang bergema. Tiba-tiba saja air mata saya menetes dan membasahi,” kata salah satu warga bernama Abdul Kohar (35) warga Bojonegoro yang saat mengikuti proses pemakaman Gus Dur di Jombang Kamis (31/12)

Pria yang mengaku sebagai dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya ini adalah sosok pengagum Gus Dur. Menurutnya Gus Dur adalah sosok guru bangsa yang memiliki kharisma sekaligus tokoh pemersatu bangsa.

Gus Dur dinilainya sebagai tokoh yang nyaris tidak mempunyai cela seperti tokoh-tokoh negara yang lainya.

”Gus Dur adalah tokoh dan sekaligus negarawan yang memiliki visi Islam yang sempurna. Gus Dur menghormati seluruh kaum tanpa membedakan suku agama dan latar belakang politik apapun. Inilah yang tidak dimiliki tokoh lain di dunia,” ungkapnya

Hal sama juga dialami oleh Amir El Rahman, peziarah dari santri Ponpes Langitan Kabupaten Tuban. Rasa kehilangan membuat pria yang mengaku mempunyai ikatan emosianal dengan Gus Dur ini meneteskan ari mata.

”Rasa kehilangan kami begitu besar. Saya tidak mampu menahan air mata saya saat seluruh peziarah termasuk saya menggemakan tahlil dan tahmid untuk Gus Dur,” ucapnya sembari mengusap air matanya.

Amir juga berpendapat wafatnya Gus Dur adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Gus Dur sudah banyak memberikan sumbangsih kepada negara ini. Berbagai jabatan telah disandangnya demi mempersatukan dan memajukan bangsa ini

”Dia adalah tokoh yang memegang dasar dan prinsip ajaran Islam yakni ‘rahmatan lil alamin’. Karena pandangan Gus Dur Islam adalah penerang dan penenang dunia. Sehingga Islam harus penjadi pelopor perdamaian bukan sebaliknya dituduh sebagai bianmg teroris,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: