Section 8 – Pertempuran Masa Depan

Section 8 membawa Anda ke dalam pertempuran serba canggih, serba cepat, dan metode spawning yang belum pernah dicoba sebelumnya. oleh david Novan

Game baru dengan tema perang massal cukup sulit ditemui belakangan ini. Oleh karena itu, kehadiran Section 8 merupakan sebuah berita yang cukup melegakan untuk gamer yang menggemari jenis game ini. Setelah kemunculan game sejenis yang cukup terkenal, contohnya Battle­field 2, tidak banyak inovasi yang dapat dimunculkan dalam jenis game ini.

Biasanya Anda hanya diberikan pilihan untuk menjadi salah satu kelas prajurit yang khusus menangani satu jenis senjata, spawn dari poin yang telah dikuasai oleh pasukan Anda, dan berperang untuk meng­ambil poin milik musuh. Section 8 memberikan beberapa feature baru yang fresh dan menarik untuk dimainkan.

Tema masa depan yang digunakan Section 8 membuka kesempatan unik bagi game ini untuk mencoba feature baru yang menarik, yaitu cara spawn pasukan yang interaktif. Anda akan dilepaskan dari udara dan terjun bebas ke medan pertempuran. Jadi, Anda dapat melihat keseluruhan proses terjun bebas tersebut dan Anda juga dapat menggunakan waktu yang terbatas tersebut (selama sekitar enam detik) untuk melihat jalannya pertempuran dari udara. Setelah mencapai ketinggian tertentu, Anda akan diperingatkan untuk menekan tombol rem udara sebelum menghujam tanah dengan kecepatan tinggi.

Sisi interaktif dari metode spawn ini adalah Anda dapat saja tidak menekan rem dan tiba di tanah dengan kecepatan tinggi. Namun, Anda akan terdiam sesaat ketika menghantam tanah dan tidak dapat melakukan aksi apapun. Kelebihan dari cara ini, Anda dapat tiba dengan lebih cepat dan mungkin dapat menghindari serangan antiudara. Namun, di saat bersamaan, Anda akan sangat rentan terha­dap serangan musuh di darat. Cara lain untuk mendarat dengan aman adalah dengan menekan rem ketika ketinggian mencapai zona kuning (tertera di layar permainan). Anda bahkan dapat mengen­dalikan arah pendaratan dan langsung dapat beraksi begitu menyentuh tanah. Namun, musuh yang memiliki kemampuan membidik yang bagus dapat menembaki Anda di udara dan bukan tidak mungkin Anda sudah mati begitu tiba di tanah.

Feature lain yang cukup menarik adalah kemampuan untuk mengubah persenjataan yang sebelumnya telah ditentukan untuk setiap kelas prajurit. Pada dasarnya, kelas prajurit dalam game ini terbagi menjadi enam, yaitu Assault, Engineer, Infiltrator, Recon, Guardian, dan Artillery. Setiap kelas memiliki persenjataan yang sesuai dengan perannya masing-masing. Misalnya, tipe Assault merupakan penyerang garis depan dengan kemam­puan menyerang dan pertahanan yang seimbang. Lain lagi dengan Recon yang lebih menekankan serangan jarak jauh dengan menggunakan senapan sniper.

Namun, pemain yang telah memiliki pengalaman bermain tentunya memiliki gaya bermain yang berbeda dengan kelas yang disediakan. Oleh karena itu, Anda dapat mengubah persenjataan dan kemampuan pasif yang berada dalam Passive Module. Modul tersebut memberi Anda kebebasan untuk melakukan tuning terhadap kemampuan prajurit, seperti kekuatan serangan, ketahanan armor, ketebalan shield, stabilitas senjata, dan kemampuan untuk menghilang dari pandangan mu­suh (stealth).

Misi yang Anda temui biasanya berupa penguasaan daerah. Setiap daerah memiliki poin yang harus Anda ambil. Setelah poin tersebut dikuasai, semua persenjataan otomatis yang ada di daerah tersebut (misalnya gun turret dan meriam antiudara) akan membantu Anda melawan mu­suh. Uniknya, ada misi tambahan yang muncul di tengah pertempuran, seperti mengawal seorang jenderal dan menghancurkan konvoi kendaraan perbekalan musuh. Setiap keberhasilan akan memberi nilai kemenangan dan uang yang untuk membeli perlengkapan perang, seperti tank dan robot yang canggih. Sungguh menarik!

Spesifikasi Minimum: Windows XP SP3 / Vista SP1/ Windows 7 Processor: Pentium IV 3.0 GHz / AMD Athlon 64 3000+         Memory: 1 GB (Windows XP) / 2 GB (Windows Vista & Windows 7) Hard drive: 6 GB Video card: 256 MB Video RAM dengan Shader Model 3.0 DirectX 9.0c

6 Kisah Pembuka Dragon Age: Origins

Jakarta – Game RPG Dragon Age: Origins menyimpan kisah yang memikat dan bercabang sesuai pilihan pemainnya. Sejak awal game pun pemain sudah dihadapi pada enam pilihan kisah pembuka.

Keenam kisah itu akan disesuaikan dengan latar belakang tokoh yang dimainkan. Ras tokoh yang bisa dimainkan dalam Dragon Age: Origins adalah Human (manusia), Elf (peri) dan Dwarf (kurcaci). Sedangkan jenis ‘pekerjaan’ alias kelas yang bisa dipilih adalah Warrior, Rogue dan Mage. Dari enam kisah yang berbeda itu bisa ditarik beberapa benang merah:

  • Pertama, setiap tokoh akan melakukan suatu tindakan yang membuktikan bahwa ia layak menjadi seorang Grey Warden (Pembuktian).
  • Kedua, dalam setiap kisah akan hadir Grey Warden senior bernama Duncan sebagai orang yang bisa merekrut tokoh utama menjadi Frey Warden (Duncan).
  • Ketiga, setiap tokoh pasti akan memiliki paling tidak seorang rekan yang membantu dalam kisah pembuka itu (Rekan).

Apa saja enam kisah pembuka tersebut? Berikut adalah hasil icip-icip yang dilakukan detikINET terhadap masing-masing kelas yang ada:

Human Noble

Manusia, baik Warrior atau Rogue, hanya memiliki satu pilihan latar belakang yaitu Human Noble alias bangsawan. Dalam kisah ini, pemain akan ditempatkan sebagai putra bangsawan Highever, dengan nama keluarga Cousland. Kisah diawali dengan rencana keberangkatan ayah dan kakak laki-laki tokoh utama ke medan perang untuk melawan Darkspawn dan menghentikan Blight.

Sang tokoh, yang dikendalikan pemain, pada awalnya akan diminta untuk mengisi kekosongan dan mengawasi Highever selama ayah dan kakaknya pergi berperang. Namun, malam hari buta, kastil mereka diserang oleh pasukan dari teman ayahnya, Howe, yang rupanya berambisi menjadi penguasa.

  • Pembuktian: Sang tokoh akan bertarung menghadapi pasukan yang menyerbu kastil. Ia akan tampak sebagai seorang pemberani dengan kemampuan tempur yang bisa diandalkan.
  • Duncan: Sang Grey Warden menjadi tamu di kastil itu, namun diam-diam sebenarnya Duncan sudah memilih sang tokoh untuk diajak sebagai Grey Warden.
  • Rekan: Teyrna Eleanor Cousland, Ibu dari tokoh utama yang memiliki kemampuan tempur cukup dahsyat; seekor anjing Mabari yang akan dibawa ikut bertualang; dan Ser Gilmore, ksatria Highever yang sempat dicalonkan menjadi Grey Warden.

City Elf

Kisah sang peri dimulai dari Alienage di Denerim, sebuah wilayah kumuh tempat tinggal para Elf. Tidak seperti kisah Lord of The Rings, para elf di Dragon Age: Origins menempati posisi tidak terhormat di masyarakat sebagai kaum terbuang yang bekerja menjadi buruh atau pesuruh.

Jika memilih latar ini, tokoh yang dikendalikan pemain akan mendapati dirinya pada hari pernikahan dengan calon pengantin hasil perjodohan. Namun kemudian upacara pernikahan itu akan diganggu oleh manusia yang menculik para wanita.

Nah, jika pada pilihan kisah lainnya perbedaan gender memiliki pengaruh yang relatif kecil dalam kisah City Elf pilihan gender akan cukup signifikan. Jika menggunakan laki-laki, sang tokoh akan diminta untuk menerobos masuk kastil dan membebaskan sandera –termasuk istrinya. Jika memilih wanita, sang tokoh akan ikut dibekap dan membebaskan diri dari dalam kastil dengan konsekuensi suaminya akan meninggal di tangan para penjaga.

  • Pembuktian: Kemampuan tempur sang tokoh dalam melawan para penjaga dan juga membuktikan rasa keadilan sang tokoh melawan kesewenang-wenangan para manusia terhadap Elf.
  • Duncan: Setelah membebaskan para sandera, Duncan akan melindungi tokoh yang dikendalikan pemain dari hukuman. Konsekuensinya sang tokoh harus menjadi Grey Warden.
  • Rekan: Soris, sepupu sang tokoh yang juga dinikahkan pada hari yang sama. Soris akan ikut membantu dalam upaya melawan kaum bangsawan yang menculik para wanita.

Dalish Elf

Dalam kisah ini, kelompok peri yang jadi fokus cerita adalah kelompok yang mengasingkan diri dari kota-kota manusia dan membuat komunitas nomaden di hutan-hutan. Pada awal kisah peri tokoh utama akan berhadapan dengan sekelompok manusia yang mengaku menemukan ‘hal aneh’ di sebuah gua.

Penyelidikan pada gua itu akan membawa para peri ke sebuah cermin ajaib. Cermin yang pada masa lalu digunakan untuk berkomunikasi oleh kekuatan jahat itu mengandung kutukan yang mematikan.

  • Pembuktian: Anehnya dalam kisah ini, pembuktian sang tokoh tidak terlalu heroik. Setelah ia terkena kutukan cermin, satu-satunya cara untuk menyembuhkannya adalah dengan mengikuti upacara menjadi Grey Warden. Maka demikianlah sang tokoh bagaikan terpaksa menjadi Grey Warden.
  • Duncan: Sang Grey Warden hadir sebagai seseorang yang tahu cara menyembuhkan kutukan di tubuh sang tokoh. Duncan juga ikut membunuh banyak Darkspawn di dalam gua.
  • Rekan: Tamlen, teman tokoh utama yang juga seorang pemburu. Pada kisah awal ini Tamlen akan terkena kutukan dari cermin dan diyakini telah mati (atau sama saja dengan mati) karena kutukan itu.

Dwarf Commoner

Dwarf di Ferelden, negeri latar terjadinya kisah Dragon Age: Origins, adalah mahluk yang cukup dihormati. Mereka tinggal di bawah tanah dan menguasai mineral-mineral pertambangan serta kemampuan membuat senjata. Meski demikian, tokoh yang dimainkan dalam pilihan kisah ini adalah seorang dwarf yang tidak mempunyai kasta.

Casteless alias nirkasta membuat Dwarf ini tak bisa melakukan pekerjaan yang layak sehingga terpaksa menjadi peminta-minta atau penjahat. Pemain akan mengendalikan seorang penjahat anak buah raja penjahat bernama Berath dengan tugas-tugas ‘umum’ seperti menagih hutang.

  • Pembuktian: Karena satu dan lain hal sang tokoh akan membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan para satria dan juga, pada akhirnya, membunuh Berath.
  • Duncan: Di kisah ini Duncan akan hadir sebagai tamu kehormatan Proving. Di akhir kisah Duncan juga akan mengajak sang tokoh menjadi Grey Warden untuk menghindari hukuman.
  • Rekan: Leske, seorang Dwarf penjahat karbitan yang juga anak buah Berath.

Dwarf Noble

Nah, berbeda dengan Dwarf Commoner dalam kisah Dwarf Noble pemain akan mengendalikan seorang kurcaci bangsawan. Sang tokoh adalah anak kedua dari raja Dwarf yang baru saja diangkat menjadi komandan pasukan dalam menghadapi kekuatan jahat Darkspawn yang berada di Deep Roads (jalur bawah tanah).

Kehidupan bangsawan Dwarf lebih kental dengan pengkhianatan dan telikung-menelikung antar pada bangsawan. Demikian juga yang akan menimpa sang tokoh yang pada akhirnya harus dibuang dari garis keturunan raja setelah sang putra mahkota ditemukan mati. Sebelumnya, pemain bisa memilih antara membunuh sang putra mahkota atau tidak membunuhnya namun dikhianati oleh dwarf lain.

  • Pembuktian: Sang tokoh memang sudah punya reputasi sebagai pejuang Dwarf yang kuat. Selain itu ia bisa memenangkan Proving dan menjalankan misi di Deep Roads.
  • Duncan: Sang Grey Warden akan menjadi tamu raja Dwarf dan memiliki misi melawan beberapa Darkspawn di salah satu bagian Deep Roads. Di akhir kisah pembuka ini sang tokoh harus mencari Duncan dan kawan-kawan setelah ia menjalani hukuman karena dianggap (atau memang, tergantung pilihan pemain) membunuh kakaknya.
  • Rekan: Gorim, seorang Dwarf yang menjadi orang nomor dua yang sangat setia pada sang tokoh. Pada akhir kisah pembuka Gorim akan diusir ke permukaan, alias keluar dari dunia Dwarf di bawah tanah.

Mage

Baik sebagai Elf maupun Human, kisah Mage akan dimulai dari menara Circle of Magi. Di menara ini para pemilik kemampuan sihir dikumpulkan untuk mempelajari sihir dalam pengawasan ketat para Templar, tentara dari kaum Chantry (semacam kelompok religius di Ferelden).

Sang tokoh akan langsung diceburkan ke sebuah dunia mimpi bernama The Fade untuk membuktikan apakah dirinya bisa menjadi Mage, penguasa sihir, atau dibunuh karena dianggap tidak sanggup menguasai sihir di dalam dirinya.

  • Pembuktian: Lulus dari ujian bernama Harrowing, akan membuktikan kekuatan sang penyihir muda ini. Pembuktian lainnya adalah ketika ia membantu dua sejoli yang sedang dimabuk cinta terlarang antara seorang calon Mage dan seorang calon anggota Chantry.
  • Duncan: Sebagai tamu di Cirle of Magi, Duncan memang sedang berniat merekrut seorang Mage untuk membantunya dalam pertempuran.
  • Rekan: Jowan, seorang calon Mage yang menjalin asmara dengan Lily, seorang calon anggota Chantry.