“Dihukum 18 Tahun, Antasari Masih Enak”

Keluarga Nasrudin Zulkarnaen kecewa dengan putusan 18 tahun yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Salah satu adik perempuan Nasrudin mengaku tak puas dengan putusan hakim. Dia menangis sesenggukan.

“Dia dihukum 18 tahun, tapi dia masih enak, masih bisa bertemu dengan keluarga,” kata dia usai sidang putusan Antasari, Kamis 11 Februari 2010.

“Sementara, saya tidak bisa bertemu lagi dengan kakak,” kata dia, lantas berharap jaksa melakukan upaya banding atas putusan Antasari.

Ketidakpuasan juga ditunjukan putra Nasrudin, Hardi, yang mengikuti

“Sangat kecewa, kematian bapak saya cuma 18 tahun, kata Hardi di Pengadilan¬† Negeri Jakarta Selatan, Kamis 11 Februari 2010.

Hardi tak kuasa menahan tangis, di pelukan salah satu kerabatnya, remaja itu menangis histeris. Lalu tiba-tiba dia lemas dan terkulai pingsan.

Antasari dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan Nasrudin.
“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menganjurkan pembunuhan terencana, ” kata Ketua Majelis Hakim, Herri Swantoro di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 11 Februari 2010.

Menurut hakim, hal yang memberatkan Antasari adalah perbuatannya menyengsarakan  istri dan anak-anak korban.

Beda dengan jaksa, hakim berpendapat ada tiga hal yang meringankan Antasari. “Terdakwa sopan dan santun di persidangan, belum pernah dihukum, dan berjasa dalam pemberantasan korupsi,” lanjut Herri.

Seperti diketahui, mantan Ketua KPK Antasari Azhar, mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Polisi Wiliardi Wizar, dan pengusaha Sigid Haryo Wibisono dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum.

Seperti halnya Antasari, Wiliardi dan Sigid lolos dari hukuman mati. Wiliardi divonis 12  tahun, sedangkan Sigid 15 tahun. Nasrudin ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00, Sabtu 14 Maret 2009. Ia tewas 22 jam kemudian dengan dua peluru bersarang di kepalanya.

Iklan

Tahlil dan Tahmid antar Gus Dur ke liang Lahat

JOMBANG–Pemakaman KH Abdurahman Wahib (Gus Dur) di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur mengharu biru. Upacara pemakaman kenegaraan yang di pimpin oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu diiringi gema tahlil dan tahmid untuk mengantarkan kepergian tokoh kontroversial itu.

”Saya tidak kuasa menahan derai air mata. Hati saya tiba-tiba bergetar mendengar tahlil dan tahmid yang bergema. Tiba-tiba saja air mata saya menetes dan membasahi,” kata salah satu warga bernama Abdul Kohar (35) warga Bojonegoro yang saat mengikuti proses pemakaman Gus Dur di Jombang Kamis (31/12)

Pria yang mengaku sebagai dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya ini adalah sosok pengagum Gus Dur. Menurutnya Gus Dur adalah sosok guru bangsa yang memiliki kharisma sekaligus tokoh pemersatu bangsa.

Gus Dur dinilainya sebagai tokoh yang nyaris tidak mempunyai cela seperti tokoh-tokoh negara yang lainya.

”Gus Dur adalah tokoh dan sekaligus negarawan yang memiliki visi Islam yang sempurna. Gus Dur menghormati seluruh kaum tanpa membedakan suku agama dan latar belakang politik apapun. Inilah yang tidak dimiliki tokoh lain di dunia,” ungkapnya

Hal sama juga dialami oleh Amir El Rahman, peziarah dari santri Ponpes Langitan Kabupaten Tuban. Rasa kehilangan membuat pria yang mengaku mempunyai ikatan emosianal dengan Gus Dur ini meneteskan ari mata.

”Rasa kehilangan kami begitu besar. Saya tidak mampu menahan air mata saya saat seluruh peziarah termasuk saya menggemakan tahlil dan tahmid untuk Gus Dur,” ucapnya sembari mengusap air matanya.

Amir juga berpendapat wafatnya Gus Dur adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Gus Dur sudah banyak memberikan sumbangsih kepada negara ini. Berbagai jabatan telah disandangnya demi mempersatukan dan memajukan bangsa ini

”Dia adalah tokoh yang memegang dasar dan prinsip ajaran Islam yakni ‘rahmatan lil alamin’. Karena pandangan Gus Dur Islam adalah penerang dan penenang dunia. Sehingga Islam harus penjadi pelopor perdamaian bukan sebaliknya dituduh sebagai bianmg teroris,” ujarnya.