Komputer Tablet Dell ke Indonesia Tahun Ini

Nampaknya, ‘bau-bau’ tren komputer tablet sudah mulai menjangkit ke Indonesia. Setelah Lenovo memastikan bakal meluncurkan komputer tablet IdeaPad S10-3T dalam dua pekan ke depan, Dell juga bakal meluncurkan tablet PC buatan mereka ke Indonesia tahun ini.

“Kami akan meluncurkan komputer tablet kami tahun ini,” ujar Marketing Manager, Consumer Business, Dell Indonesia, Willy Hendrajudo, pada acara Sneak Preview produk terbaru Dell, di kantor Dell, Menara BCA, 9 Februari 2010.

Willy sendiri mengaku sempat menjajal salah satu purwarupa komputer tablet Dell ini, namun ia tak bersedia menjelaskan detil spek maupun kapan waktu pastinya akan diluncurkan di Indonesia.

Purwarupa komputer tablet besutan Dell, pertama kali muncul di ajang Consumer Electronics 2010 Las Vegas, sebelum Apple meluncurkan iPad. Saat itu Dell mendemokan sebuah tablet berukuran 5 inci, yang dilengkapi dengan kamera beresolusi 5 megapiksel dan slot kartu SIM yang kemungkinan akan mendukung koneksi HSDPA.

Menurut situs AppleInsider, purwarupa itu hanya salah satu komputer tablet yang sedang dikembangkan Dell dalam beberapa ukuran. Yang membuatnya menjadi unik, komputer tablet Dell ini berbasis sistem operasi Android, dengan kemampuan menjalankan game multi-player dan fungsi media-sharing.

Tak hanya komputer tablet, menurut Willy, Dell Indonesia kini juga sedang menjajaki kemungkinan menjual ponsel cerdas Dell Mini 3 di sini. Ponsel cerdas ini telah dijual di Brazil, China, dan India. “Kami sedang mempelajari potensi pasar di Indonesia,” kata dia.

Bahkan, menurut Willy, pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan pihak kominfo dan operator telekomunikasi di Indonesia. Namun Willy tak bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai hal itu.

Yang jelas, kata Willly, Dell berencana untuk segera meluncurkan beberapa lini produk konsumernya di kuartal pertama 2010:

– Dell Inspiron Mini 10 baru

Netbook ini merupakan update dari Dell Inspiron Mini 10 lama yang dilengkapi dengan prosesor Intel Atom N450 serta baterai 6 cell yang terintegrasi dengan bodi netbook (baterai tidak menonjol).

Nantinya tampilan netbook yang berkapasitas penyimpanan 160 GB dan bersistem Windows 7 itu akan menjadi desain mainstream laptop-laptop baru Dell. Menurut Willy, Dell Inspiron Mini 10 baru akan dibanderol mulai dari US$ 380.

– Dell Alienware M11x
Alienware M11x adalah notebook game ultraportabel yang ditenagai oleh prosesor Core 2 Duo dan dilengkapi dengan pemroses grafis NVIDIA GT335M Rencananya Dell. Di Amerika Serikat laptop 11 inci ini dibanderol di bawah US$ 1000 atau sekitar Rp 9 jutaan Tapi Willy belum bersedia mengungkap harganya di Indonesia. Rencananya ia akan diluncurkan pada awal Maret nanti.

– Dell Inspiron Zino

Zino adalah komputer desktop yang ditujukan bagi keluarga dan sebagai perangkat multimedia center di ruang keluarga. Biasanya ia dihubungkan ke TV layar LCD atau LED, dan menyediakan port HDMI, VGA, LAN, USB, dan koneksi WiFi. Ia akan dipasarkan di kisaran harga mulai US$ 900.

– Dell Inspiron 1464

Laptop 14 inci ini adalah penerus laptop Inspiron 1440. Desainnya lebih trendi dan ergonomis dari 1440, dan kini Dell telah mengganti prosesornya dari Intel Core 2 Duo menjadi Intel Core i3 dan i5. Rencananya laptop ini akan dibanderol mulai US$ 600.

– Dell Studio 14 dan 15

Keduanya adalah laptop yang punya spek tinggi, dengan layar hi-def dan fitur-fitur multimedia yang kaya. Dell Studio akan dibanderol mulai dari US$ 900 dan Dell Studio 15 dilabel mulai dari US$ 1000.

Sparkle Calibre X265 HM

Sudah menjadi tradisi Calibre dalam setiap produknya untuk memproduksi graphics card dengan tampilan yang “nyentrik” menggunakan pendingin non-reference dan performanya yang sangat tinggi karena sudah menggunakan core/memory clock yang sudah ditingkatkan dari bawaan pabriknya.

CHIP berkesempatan untuk mencoba salah satu produk mereka dengan seri X265 HM yang menggunakan chipset GTX 260. Walaupun kemunculan seri ini sedikit terlambat, cukup disayangkan jika varian Calibre ini dilewatkan.

Solusi pendingin yang digunakan sangat baik. Dengan empat buah heat pipe lengkap dengan sirip-sirip disekelilingnya membuat penampilan graphics card ini terlihat “sangar”. Tentunya kinerja HSF ini jauh lebih baik dibandingkan dengan HSF standar. Yang cukup disayangkan, bagian PWM dari graphics card ini tidak diberi ramsink tambahan, karena bagian ini cukup sensitif terhadap panas terutama saat melakukan overclocking.

Kinerja graphics card ini kencang untuk ukuran GTX 260. Walaupun masih belum bisa menandingi performa dari saudaranya GTX 275, Calibre X265 masih sangat layak untuk digunakan bermain game dalam resolusi dan detail tinggi sekalipun. Dengan dukungan feature PhysX, tingkat kerealistikan dalam bermain game akan terasa bertambah. Feature ini dapat langsung dicicipi dengan game Batman: Arkham Asylum yang diberikan  dalam paket penjualan dalam bentuk voucher yang dapat di-download melalui internet.

kesimpulan Kinerjanya yang tinggi dan bentuknya yang keren dapat menjadi pilihan Anda dalam memilih graphics card. Tetapi harga harus dijadikan bahan pertimbangan.

GT 100 Awali Debut Grafis Nvidia Fermi

Jakarta – Kehadiran kartu grafis terbaru Nvidia dengan nama sandi Fermi tidak akan diawali dengan seri GT 300, seperti yang ramai dirumorkan sebelumnya. Nvidia telah menegaskan debut Fermi nanti akan diawali seri GT 100.

GT 100 series merupakan jajaran kartu grafis pertama Nvidia yang mendukung DirectX 11 dengan performa yang lumayan “sangar”. Bagimana tidak, spesikasi yang ditawarkan cukup menggiurkan.

Misalnya, penggunaan 512 unit stream processor, 384-bit memori dengan memory controller DDR5, hingga jumlah transistor sebanyak 3 miliar dalam satu graphic processing unit (GPU).

“GT 100 series akan mengawali debut Nvidia fermi dalam Industri kartu grafis, bukan seri GT300 atau yang lainya seperti yang telah dirumorkan,” ujar Yeo Ngee-Seng, Regional Channel Marketing Manager, Nvidia kepada detikINET, di Jakarta, Jumat malam (15/1/2010).

Nvidia juga mengklaim bahwa Fermi memiliki performa yang luar biasa berkat arsitektur yang dibenamkan, yakni proses fabrikasi dengan 40nm di setiap GPU. “Fermi merupakan kartu grafis yang paling bertenaga dari Nvidia karena memiliki fabrikasi 40nm,” jelas Yeo.

Mungkin hal ini tergolong baru bagi Nvidia, namun tidak bagi pesaingnya AMD. Lewat ATI Radeon HD 4770, AMD telah lebih dahulu menggelontorkan GPU dengan proses fabrikasi 40nm.

Lalu, bagaimana dengan performa Fermi? Tentu masih perlu pembuktian. Kartu grafis Nvidia Fermi seri GT 100 ini rencananya baru akan dirilis di Indonesia pada Maret 2010 nanti.

DirectX 11 Mainstream Pertama

ATI merilis graphics card berbasis DX11 dengan kode nama Juniper yang ditujukan untuk segmen pasar mainstream. Apa saja hal baru yang ditawarkannya untuk dapat bersaing dalam segmen pasar ini? oleh RIDWAN FARIZ

Akhir kuartal 2009 ini nampaknya ATI tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk merengkuh pangsa pasar early adopter sebanyak mungkin   dengan jajar­an produk terbaru mereka, Evergreen Series. Sementara kubu NVIDIA masih mempersiapkan GT300 milik mereka yang masih belum cukup matang, ATI dengan gencar memperkenalkan produk-produk terbarunya. Tidak lama berselang setelah kemunculan 5870/5850 (High End/Cypress), kini ATI merilis seri 5770/5750 untuk pasar mainstream yang diharapkan dapat memberikan solusi grafis dengan rasio price performance yang menarik, karena selain kinerja, pada segmen pasar ini, harga juga menjadi faktor yang cukup menentukan.

Overview HD 5770
Dengan dipersenjatai 800Stream Processor (160*5), GDDR5 128-bit, serta frekuensi core dan memori masing-masing 850Mhz dan 1200 Mhz, HD 5770 memiliki daya komputasi sebesar 1.36 terraFLOPS. De­ngan kemampuan teoritis sebesar itu, seharusnya graphics card ini memiliki perfoma yang hampir sama dengan pendahulunya satu generasi lalu yang menduduki segmen pasar high end, yaitu HD 4890. Dari segi arsitektur, graphics card ini menggunakan proses fabrikasi 40 nm yang sebelumnya telah teruji pada seri HD 4770 yang kemunculannya cukup     fenomenal dan sukses. Dengan penggu­naan memori GDDR5 128-bit dan fabrikasi 40 nm, HD 5770 ini akan lebih hemat dalam hal konsumsi daya dan memiliki suhu operasi yang lebih dingin daripada graphics card generasi sebelumnya.

Feature HD 5770
Graphics card ini mendukung penuh feature DirectX 11 yang diterapkan pada Windows 7/Vista, dan tentu saja DirectX versi sebelumnya. Feature lain yang menarik dari HD 5770 adalah penggunaan teknologi Eyefinity yang memungkinkan pengguna untuk memasang 3 display sekaligus. Ini merupakan berita bagus bagi orang-orang yang sering beraktivitas de­ngan menggunakan lebih dari satu monitor, juga bagi para penggemar multimedia dan game yang ingin merasakan sensasi baru dalam aplikasi-aplikasi favorit mereka. Untuk urusan output display sendiri, graphics card ini menyediakan dua port DVI, satu port HDMI, dan satu DisplayPort.

DirectX 11
Feature utama yang menjadi keunggulan terbesar keluarga chip Evergreen Series milik ATI saat ini adalah dukungan penuh terhadap API terbaru dari Microsoft: DirectX 11. Berdasarkan informasi yang CHIP peroleh dari berbagai sumber, DirectX 11 menawarkan berbagai macam peningkatan dibanding pendahulunya. DirectX 11 menerapkan sejumlah feature grafis baru, seperti misalnya Shader Model 5 dan hardware tesselation yang menambah detail tampilan obyek-obyek dalam game, serta direct compute (versi 11) yang  selain pada aplikasi game juga dapat digunakan untuk parallel processing dengan memanfatkan GPU. Kini, dengan kemunculan HD 5770, para pengguna mainstream dapat turut bergembira menunggu datangnya aplikasi-aplikasi DirectX 11 tanpa perlu merogoh kantong terlalu dalam.

Powercolor: HD5770 1GB
Produk dari Powercolor ini datang sebagai contoh pertama graphics card berbasis HD 5770 yang masuk ke lab CHIP untuk diuji performanya. Mengingat spesifikasi kecepatan maupun layout yang diterapkan pada card ini masih mengikuti ketentuan standar, maka kinerja yang dihasilkannya kurang lebih akan setara dengan HD 5770 versi reference dari ATI ataupun merek lain yang menggunakan spesifikasi standar pula. Hal berbeda yang akan ditemukan mungkin hanya akan berasal dari segi paket penjualan yang diberikan. Dalam hal ini, secara keseluruhan, paket yang diberikan Powercolor untuk produk ini relatif cukup lengkap.

NextGen Mainstream VS “Old School” Hi-End
Pada tes kali ini CHIP akan membandingkan graphics card HD 5770 yang ditujukan untuk segmen mainstream, dengan graphics card high end ATI dari generasi sebelumnya, yaitu 4870 versi 1GB dari XFX (”XXX Edition”). CHIP juga menyertakan dua buah graphics card NVIDIA sebagai pembanding, terutama untuk aplikasi yang mendukung CUDA/PhysX. Dari hasil pengujian ini diharapkan akan terlihat posisi tempat HD 5770 ini berada dari sisi kinerja.Pada tabel di bawah, dapat dilihat ringkasan spesifikasi teknis dari masing-masing peserta.  Di atas kertas, HD 5770 terlihat “mirip” dengan HD 4870, dan bahkan memiliki beberapa kelebihan seperti core clock dan memori berkecepatan lebih tinggi ketimbang HD 4870. Bahkan, harga keduanya pun tidak terpaut jauh, setidaknya sampai saat ini. Perbedaan terletak pada bandwidth memorinya. Lebar bandwidth memori HD 5770 hanya setengah lebar bandwidth HD 4870. Dengan begitu, apakah keduanya akan sama cepat? Mari kita buktikan dengan masuk ke tahap pengujian.

INFO
Jumlah Stream Prosesor pada ATI

Apabila dilihat dari spesifikasi teoritis, jumlah stream prosesor yang dimiliki graphics card ATI jauh lebih banyak dibandingkan stream prosesor yang dimiliki NVIDIA. Misalnya pada HD 5870, jumlah stream processor yang dicantumkan sangat banyak, yaitu 1600 buah. Walau begitu, pada prakteknya native stream prosesor yang dimiliki graphics card ini adalah 320 buah (1600/5), dan dapat meningkat jumlahnya hingga maksimal 1600 tergantung aplikasi yang digunakan dan didukung oleh driver-nya.

Eyefinity
Salah satu feature menarik yang disertakan ATI untuk seri ini adalah teknologi baru Eyefinity yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan hingga maksimal 6 buah monitor sekaligus. Mungkin hanya sebagian kecil pengguna yang akan menggunakan feature ini, tetapi mengingat Eyefinity diberikan secara cuma-cuma, feature ini menjadi poin lebih untuk produk ATI Radeon generasi terbaru.

Game DirectX 11

Hingga tulisan ini dibuat, belum ada satu pun game yang berbasis DX11 yang bisa diuji. Namun, beberapa judul game DX11 sedang dikembangkan, dan beberapa di antaranya siap dirilis pada akhir tahun ini, seperti game Dirt 2 yang telah dibundel oleh beberapa vendor yang merilis graphics card berbasis DX 11 ini.

Pengujian game

Bermain game adalah alasan utama di balik pembelian sebuah graphics card bagi sebagian besar pengguna. Untuk menguji secepat apa graphics card HD 5770 ini sanggup “berlari”, CHIP melakukan tes menggunakan beberapa judul game. Setting resolusi yang digunakan adalah 1920 x 1080 dengan semua pilihan tingkat detail gambar disetel ke posisi maksimal.

Left 4 Dead
Engine Half-Life 2 yang digunakannya memang tergolong cukup ringan dan sudah sedikit berumur, tetapi grafis yang ditampilkan Left 4 Dead masih cukup bagus untuk ukuran standar saat ini.

Semua graphics card dalam pengujian ini dapat menghasilkan frame rate yang tinggi. HD 5770 yang menjadi fokus pengujian ternyata mampu menghasilkan frame rate diatas 100fps, terpaut sedikit dibandingkan GTX 260.
RESIDENT EVIL 5
Game yang dirilis oleh CAPCOM beberapa waktu lalu ini memiliki kualitas grafik yang pantas diacungi jempol, tetapi juga relatif tidak terlalu membutuhkan resource graphics card yang tinggi.

HD 4870, GTX 260, dan HD 5770 bersaing cukup ketat pada tes ini, meninggalkan GTS 250 jauh di belakang.
crysis
Game ini memang terkenal dengan kualitas grafisnya yang super bagus dan super berat. Namun, akhir-akhir ini sudah banyak bermunculan graphics card high end yang sudah mampu me-render game ini dengan tingkat detail dan kualitas yang tinggi tanpa banyak mengorbankan kecepatan.

Dengan menggunakan setting “high” dan resolusi 1920 x 1080, keempat graphics card mainstream dalam pengujian masih bisa menampilkan FPS rata-rata di atas 30. Kali ini, GTX 260 sebagai penampil terbaik meninggalkan HD 4870 dan HD 5770.
BATMAN
Dibuat menggunakan engine Unreal, game ini memiliki tampilan visual sangat baik dengan disertai dukungan PhysX.

Tanpa menggunakan PhysX, graphics card dari ATI tampak sedikit lebih unggul dalam perolehan angka FPS. Akan tetapi, saat feature PhysX diaktifkan, secara tidak mengherankan HD 4870 dan 5770 tidak dapat berbuat banyak.

Pengujian Lain

Di samping benchmark game, CHIP juga melakukan beberapa pengujian untuk membandingkan kinerja HD 5770 di beberapa bidang lain, meliputi test transcoding video, GPU-score dari 3D Mark Vantage, dan konsumsi daya dari masing-masing graphics card.

3D Mark vantage gpu score
Pengukuran kinerja GPU dengan software benchmark game sintetis ini menunjukkan hasil menarik. Kendati masih tertinggal dari GTX 260, skor yang dihasilkan HD 5770 hanya berbeda tipis dari HD 4870

Mediashow Espresso
CHIP mencoba encoding video 1920×1080 (1080p) dari format AVI menjadi format MPEG4 1280×720 (720p), dan transcoding video AVI ke format MPEG4 dengan tetap mempertahankan resolusi.

Untuk transcoding, terlihat dominasi card-card NVIDIA yang memimpin pengujian. Sementara itu, HD 5770 tertinggal cukup jauh dari card lain, termasuk “kakaknya”, HD 4870.
KONSUMSI DAYA
Arsitektur baru HD 5770 dengan proses fabrikasi 40 nm-nya menunjukkan keunggulan dalam hal penghematan daya yang terlihat jelas di sini.
Baik dalam kondisi idle maupun full-load, konsumsi daya HD 5770 tetap yang paling irit dibandingkan graphics card lain.

Kesimpulan
Future Proof, Hemat Daya, namun masih Overpriced

Keunggulan
Dari sisi kinerja murni, secara keseluruhan terlihat bahwa Radeon HD 5770 jauh lebih kencang daripada GTS 250, tetapi masih sedikit lebih lambat dibandingkan GTX 260 maupun HD 4870. Walau begitu, jelas bahwa sejumlah feature baru yang diusungnya, seperti DirectX 11, akan memberi Anda keuntungan kala bermain game di masa depan.
Berkat proses fabrikasi 40 nm, Radeon HD 5770 berhasil menekan suhu dan konsumsi daya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa, dari segi konsumsi listrik, HD 5770 merupakan peserta paling irit daya di antara chip-chip grafis lain yang turut disertakan dalam ujian. Hanya 118 watt saat idle dan 195 watt saat di-load.

Kekurangan
Satu hal yang sedikit disayangkan adalah harga HD 5770 yang masih mahal untuk saat ini. Dengan harga yang sama atau bahkan lebih rendah, Anda dapat membeli GTX 260 atau HD 4870 yang lebih tinggi kinerjanya. Namun, tentu saja dukungan DirectX 11 berikut serangkaian feature baru lainnya hanya akan Anda dapatkan dari HD 5770 ini.
Jika Anda berniat membelinya saat ini, feature unggulan HD 5770 masih belum dapat Anda rasakan karena sampai sekarang belum ada software yang mampu mengeksploitasi seluruh kemampuan HD 5770, paling tidak sampai beberapa bulan ke depan, saat sistem-sistem operasi sudah menjalankan DirectX 11.

Kesimpulan akhir
Dukungan feature grafis terbaru membuat HD 5770 menjadi pilihan menarik. Konsumsi daya rendah dipadu dengan suhu operasi yang relatif dingin turut serta menambah daftar keunggulan.Sayang, harganya masih kelewat tinggi jika dilihat dari sisi rasio harga dan kinerja. Kalau saja harganya bisa lebih rendah dari HD 4870 dan GTX 260, tentu ia akan menutup kekurangan HD 5770 dari sisi kinerja. Mungkin itu akan terjadi tidak lama dari sekarang. Kita tunggu saja.

iPhone 4G Bakal Hadir

ang ingin beli ponsel iPhone 3Gs dalam waktu dekat sebaiknya ditunda dulu. Pasalnya, dalam waktu dekat pihak Apple akan meluncurkan iPhone 4G. Spekulasi yang berkembang, gadget ini akan diluncurkan dalam dua jaringan CDMA dan GSM.

Seperti ditulis hubpages.com, ponsel yang diproduksi di Amerika ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding generasi iPhone sebelumnya. Selain versi CDMA itu, juga sudah dibenamkan video chat, iChat Camera dan sistem operasi dual core processor.

Sistem operasi yang diusung itu, membuat produk yang dikembangkan Apple, Inc ini mampu menjalankan grafik dengan tenaga maksimal. Kehebatan produk ini juga terlihat saat menonton video. iPhone 4G diklaim akan menyajikan gambar yang terang dengan dukungan OLED screen.

Selain itu, iPhone 4G ini juga memiliki desain yang sedikit berbeda dari generasi sebelumnya. Produk ini papan tombol kontrol pada bagian bawah disebutkan lebih tipis dibanding papan kontrol iPhone 2G, 3G dan 3Gs.

Tidak hanya itu, produk ini juga menawarkan dua pilihan koneksi, seperti wireless (Wi-Fi) dan GPS. Untuk kemampuan penyimpanan, Anda tidak perlu khawatir. iPhone 4G sudah memiliki memori dasar 34 dan 64 Giga Bytes (GB). Dengan begitu, Anda bisa sepuasnya menyimpn lagu yang didownload dari iTunes atau gadget lainnya.

iTunes merupakan salah satu fitur dasar yang juga telah dibenamkan dalam produk ini. New iPhone ini juga sudah dikurangi kelemahan yang menjadi keluhan pengguna iPhone selama ini, terutama menyangkut baterai yang cepat drop. Apple Inc mengklaim baterai yang diusung produk ini lebih baik dari generasi terdahulu. Sehingga, pemiliknya tidak lagi gagal berselancar karena ketidakmampuan beterainya. (syn)

Spesifikasi:

Desain : bodi sleeker:
– Sturdy Titanium dan Glass
Layar : OLED
Fitur baru : – iChat camera untuk video chat.
– Video playback sampai 18 jam.
– Audio Playcback sampai 48 jam.
Memori : 32GB dan 64GB
Jaringan : – Wi-Fi 802.11n
-Blueotooth 10x
– iPhone OS 2.7.
Prosesor : Core duo processor 1.2 GHz.

Casing Canggih Hasil Rancangan Thermaltake dan Nvidia

Bingung memilih casing untuk PC Anda? Sudah cukup bosan dengan desain casing yang sepertinya itu-itu saja? Mungkin casing keluaran Thermaltake, Element V Nvidia Edition, bisa jadi pilihan Anda. Pada awalnya, CHIP sedikit bingung mengapa Thermaltake menggunakan embel-embel kata “Nvidia” pada nama seri ini. Setelah diselidiki ternyata Thermaltake bekerjasama dengan Nvidia dalam merancang casing besar dan canggih ini. Casing ini juga telah disertifikasi untuk dapat menampung graphic card canggih keluaran Nvidia, Fermi.

Butuh slot yang banyak untuk menampung semua hard disk Anda? Casing ini menyediakan 11 slot sebesar 5.25 inci. Slot tersebut masih dapat dikonfigurasi untuk dapat support sebanyak 6 slot sebesar 3.5 inci (biasanya untuk meletakkan hard disk) dan 1 slot sebesar 2.5 inci (dapat juga menampung hard disk, bahkan Solid State Disk).

Anda tidak perlu khawatir masalah panas yang biasanya terjadi apabila menggunakan spesifikasi yang tinggi. Casing standar telah dilengkapi dengan 1 buah 230mm Colorshift, 1 buah 200mm Colorshift yang diletakkan di bagian atas casing, 2 buah 120mm kipas di bagian depan, dan 120mm rear exhaust fan. Untuk edisi spesial ini, Thermaltake menyediakan sebuah sistem “air duct” untuk menambahkan pendinginan pada settingan 3-way SLI atau Quad SLI.

Saat ini, Element V telah dijual di seluruh dunia. Sedangkan Thermaltake Element V Nvidia Edition baru akan menjalani debut mereka di Consumer Electronic Showcase yang akan diadakan di Las Vegas mulai 7 Januari hingga 10 Januari 2010.

Intel Juga Muncul di CES 2010

Intel juga turut hadir di acara CES. Tidak jauh berbeda dari vendor raksasa lainnya, mereka juga memamerkan beberapa produk terbaru. Intel memamerkan beberapa chipset yang telah dilengkapi dengan teknologi Turbo Boost untuk laptop, dekstop, dan embedded service. Penasaran produk apa saja yang hadir?

Prosesor terbaru Intel Core 2010 diproduksi menggunakan proses 32nm. Prosesor tersebut menggunakan transistor high-k metal gate generasi kedua Intel. Teknik tersebut dianggap mampu untuk menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi.

Intel memperkenalkan beberapa produk platform, lebih dari 25 prosesor, adaptor nirkabel dan chipset. Produk-produk tersebut termasuk prosesor Intel Core i7, i5 dan i3, Chipset Intel® Seri 5, dan Intel® Centrino® Wi-Fi dan Adaptor WiMAX.

Prosesor Intel Core i7 dan Core i5 telah dilengkapi dengani Intel Turbo Boost Technology dan Intel® Hyper-Threading Technology yang diklaim dapat memberikan daya komputasi yang lebih efisien. Teknologi Turbo Boost Intel dapat meningkatkan kinerja secara otomatis saat dibutuhkan, sesuai dengan beban aktifitas pengguna komputer. Intel Hyper-Threading Technology memungkinkan para pengguna komputer untuk ber-multitask dengan cara menjalankan beberapa “threads” pada setiap inti. Intel juga meluncurkan Chipset Seri 5 yang merupakan solusi chip tunggal pertama.

Intel Centrino terbaru saat ini telah mencakup produk-produk nirkabel Intel. Tiga adaptor Intel® Centrino® Nirkabel terbaru memiliki kapabilitas multi-stream 802.11 dan dapat digunakan untuk WiFi dual band, dan memiliki kecepatan 8 kali lebih cepat. Intel menawarkan jajaran adaptor WiMAX/WiFi terintegrasi yang dapat digunakan untuk pita WiMAX 2.3, 2.5 dan 3.5GHz dengan kecepatan mencapai 20Mbps secara mobile.

Selain itu, desktop tingkat dasar juga tersedia melalui Intel Core i5 dilengkapi oleh grafis Intel HD atau prosesor Intel® Xeon® Seri 3400 dan Chipset Intel® 3450.